Tag: Singapura

  • Aliff Aziz Sudah Ada Kekasih Baru

    Image_2

    Gambar menarik Aliff Aziz disamping seorang gadis yang didakwa sebagai kekasih barunya. Meskipun sering dikecewakan contohnya putus dengan Anne Ngasri dan Adira, namun bak kata pepatah… patah tumbuh hilang berganti.

    Walaupun ada yang mendakwa kononnya wanita tersebut pernah berkahwin satu ketika dahulu dan mempunyai seorang anak, namun cinta sebenarnya tidak mengira taraf. Jika benar mereka bercinta, tahniah diucapkan!

    Image_1

    Source: myartis

  • Dua Remaja Indonesia Dijual kepada Lelaki Singapura

    hqdefault

    Batam: Dua remaja belasan tahun berhasil diamankan polisi dari sebuah hotel di kawasan Nagoya, Batam, Kepulauan Riau. Keduanya merupakan korban perdagangan manusia.

    Dua remaja ini masing-masing berusia 15 tahun dan 14 tahun. Keduanya baru saja diselamatkan oleh petugas Polsek Lubuk Baja, Batam, dari sebuah kamar hotel. Kedua korban asal Sukabumi, Jawa Barat, ini berhasil kabur setelah salah korban meminta izin kepada mucikari untuk keluar membeli makan, kesempatan itu dimanfaatkan remaja ini untuk melapor ke polisi.

    Menurut kedua korban, mereka awalnya ditawari akan bekerja di tempat karaoke sebagai penjaga relasi, namun belakangan keduanya justru dipaksa untuk melayani lelaki hidung belang asal Singapura.

    Selain mengamankan dua orang korban, petugas juga berhasil menangkap pemilik karaoke, pegawai karaoke, serta seorang warga negara Singapura yang memesan korban.

    Saat ini kasus perdagangan orang ini masih ditangani oleh polisi dan akan bekerja sama dengan Komisi Perlindungan Anak KPA Kepulauan Riau.

    Source: Metrotvnews.com

  • Norish Karman Tidak Akan Bawa Anak Bongsu Jumpa Ayah Kandungnya

    Pastinya sehingga ke hari ini ramai yang tertanya-tanya siapakah gerangan bapa kepada anak bongsu Norish Karman iaitu Haq Lutfie Alexander. Haq Luftfie kini sudah pun berusia 2 tahun dan masih belum pernah bertemu dengan bapanya. Menurut Norish Karman, dia tidak akan membenarkan bapa kepada Haq untuk bertemu dengan anaknya.

    Jangan terkejut pula kerana ketegasan Norish Karman dalam hal ini. Halangan ini kerana keluarga kepada ayah Haq Lutfie sejak awal lagi tidak mahu ada sebarang kaitan dan enggan menerima kehadiran si comel itu. Kata Norish kepada Mstar Online:-

    Mereka pernah memberitahu saya anak saya itu tiada kena mengena dengan mereka jadi saya tidak melihat Haq Lutfie perlu berjumpa dengan bapa kandungnya

    Nasib baiklah Haq Lutfie anak lelaki. Kalau anak perempuan masa nak kahwin nanti kena berjumpa juga. Kalau dah betul si ayah tak mahu ada apa-apa hubungan, tak perlulah kot nak berusaha bawak bertemu. Harap-harap jangan timbulkan kekecohan apabila dewasa kelak sudahlah. Tak gitu?

    Sumber: Mstar, Beautiful Nara

  • Indonesia kutuk Singapura Sebagai Negeri Tak Tahu Diri

    GanyangSingapura

    Jakarta – “Der mensch ist, war es iszt’” kata pepatah Jerman. Sikap manusia sepadan dengan caranya mencari makan. Berkaca kepada Singapura, pepatah itu benar adanya.

    Dengarlah ancaman yang dikoarkan Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen. Di hadapan parlemen Singapura yang langsung dilansir stasiun berita Channel News Asia, pada Selasa (18/2/2014) Ng melarang KRI Usman Harun melintasi perairan negeri itu. Tidak hanya itu, angkatan bersenjata Singapura (SAF) juga dilarang berlatih militer dengan kapal perang milik Indonesia itu.

    “Kapal itu akan membawa kembali memori menyakitkan dan kelam bagi keluarga korban,” kata Ng, menjadikannya alasan.

    Tak cukup hanya mengancam, Ng juga menyindir sikap Indonesia yang memberi nama kapal itu dengan asma dua prajurit Marinir yang sempat memporandakan Singapura di masa perjuangan Indonesia untuk mengganyang Malaysia itu. “…ketika RI dilanda bencana tsunami tahun 2004 di Aceh, SAF merupakan tim pertama yang memberikan bantuan kepada Indonesia,” kata Ng. Seolah dengan kalimat itu Ng menyatakan sikap tahu diri dan tahu membalas budi adalah watak yang alpa dari bangsa Indonesia.

    Ng lupa, bangsanya sungguh lebih buruk dari apa yang ia sindirkan. Bertahun-tahun Negeri Singa itu menjadi surga para koruptor dan penjahat penggangsir dana rakyat Indonesia yang lari ke sana. Bertahun-tahun Singapura berkelit dan tak mau menyerahkan para pencoleng itu kepada aparat hukum Indonesia dengan alasan tidak adanya perjanjian ekstradisi di antara kedua negara. Bertahun-tahun pula Singapura menikmati tetesan dana haram itu untuk menggemukkan kantong pemasukan negaranya. Manakala pada 2007 negara itu bersetuju dalam perjanjian ekstradisi, hingga kini negara itu belum juga meratifikasi.

    Singapura

    Jangan lupa, berdasarkan tulisan Michael Backman di The Age, pada 2006 saja dana-dana kotor dari Indonesia itu mencapai proporsi 22 persen perekonomian Singapura.

    Lalu soal tak tahu diri, Ng pun sebaiknya berkata sambil berkaca. Agar perkataan itu berdengung keras di telinganya sendiri. Bukan Indonesia yang sering melanggar batas wilayah. Justru negeri upil itu yang tercatat sering masuk ranah tetangga tanpa salam sebelumnya.

    Belum lagi soal upaya negeri itu terus memperluas wilayah dengan modal pasir-pasir laut yang dikeruk dari perairan Indonesia. Padahal, penggalian pasir itu sendiri merusak lingkungan alam Indonesia. Kementerian Luar Negeri pada 2006 menyatakan, reklamasi yang dilakukan pemerintah Singapura sudah menyebabkan daratan Singapura maju sejauh 12 kilometer dari original base line perjanjian perbatasan Indonesia-Singapura pada 1973. Tentu saja, itu memengaruhi wilayah Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia.

    Terakhir, pada 7 Februari lalu dua pesawat tempur Singapura– diperkirakan jenis F-16, melintas langit Batam. Pesawat berwarna abu-abu kehitaman itu terbang rendah di langit Sekupang, Batam, dengan suara menyakitkan telinga warga.

    Lihatlah, seolah berdiri di ujung jurang, kepada dirinya sendiri kata-kata Ng bergaung. Singapura, benar-benar mengingatkan kita akan figur serakah, pongah namun tak punya marwah. Der mensch ist, war es iszt.

    Namun jangan lupa, ada teladan dalam kata-kata Ng. Ng seorang yang sangat nasionalis. Sayang, nasionalisme Ng adalah nasionalisme sempit yang membuat hati penyair Rabindranath Tagore kebat-kebit. “…bangsa-bangsa yang saling ketakutan, intai mengintai seperti hewan buas di malam hari,” kata Tagore, saat ia mengunjungi Jepang yang tengah memnyiapkan perang di 1916.

    Sayangnya, nasionalisme itulah yang kini nyaris padam dalam kehidupan bernegara kita. Mungkin juga dari dada para pejabat kita; paling tidak melihat ketidakberanian akut yang menghantui mereka. Padahal, seperti kata pendiri bangsa, Mohamad Hatta, jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. “Makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta.”

    Darmawan Sepriyossa

    Sumber: INILAHCOM

  • ‘Kalau Perang Lawan Singapura atau Amerika, Indonesia Cuma Boleh Bertahan 4 Hari’

    SBYLHL

    Jakarta -Ketahanan energi Indonesia sangat rapuh, selain tidak punya cadangan Bahan Bakar Minyak (BBM), stok minyak mentah hanya cukup 4 hari, stok operasional hanya 21 hari. Bila Indonesia perang, Indonesia hanya mampu bertahan 4 hari saja.

    “Ketahanan energi Indonesia dibilang rapuh memang iya, kita pernah rapat di Kemenko (Kementerian Koordinator), kalau kita perang misalnya lawan Singapura atau Amerika Serikat, pertahanan kita hanya mampu bertahan 4 hari saja,” ungkap Direktur Pembinaan Hulu Migas, Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Naryanto Wagimin, di acara Forum Energi: “Masa Depan & Tantangan Industri Migas Nasional”, di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/2/2014).

    Naryanto mengungkapkan, Singapura sudah membuat komitmen dengan Amerika Serikat (AS) untuk menjadi terminal BBM di Asia Tenggara.

    “Singapura mempunyai storage (stok) minyak dan BBM sangat besar sekali, mereka akan menjadi terminal terbesar di Asia Tenggara. Kita ingin bangun storage, memang harusnya dibangun oleh negara, tapi pendanaannya tentu tidak mudah. Kita mau bangun kilang minyak saja diskusinya sangat panjang, uangnya dari mana, namun ujung-ujungnya diberikan ke pihak swasta,” ujarnya.

    Tidak bisa dipungkiri, Indonesia saat ini sangat bergantung kepada pasokan BBM dari Singapura.

    “Kita impor BBM tetap dari Singapura, minyak mentah impornya lewat dari Singapura, kalau elpiji memang masih dari Timur Tengah. Singapura memiliki kilang minyak kapasitasnya hampir 1,5 miliar barel,” katanya.

    Seperti diketahui, stok minyak Indonesia saat ini hanya ada 9 juta barel, namun yang dapat diangkut hanya 3 juta barel, 3 juta barel tersebut hanya cukup kurang dari 3-4 hari, Indonesia juga tidak memiliki stok BBM seliter pun. Sementara Indonesia hanya punya stok cadangan operasional BBM selama 21 hari yang tersebar di depo BBM dan SPBU di seluruh Indonesia.

    Sumber: DetikNews